Bukan karena apa dan siapa...
Sampainya aku pada persinggahan ini adalah nyata tanpa sengaja
ahh...bagaimana takdir bisa terbaca kalau nyatanya hidup tak pernah terduga
Maka biarlah...
-catatan 4 November 2013-
Selasa, 05 November 2013
Rabu, 22 Mei 2013
hocuss focuss
i still searching...and scanning, how to life better...
it doesn't mean my life getin worst,
i just trying to reach my obsession, all the stuff, best part are imaginary things
cos i always think randomly, so i become strange all the time and reach nothing
okay >.<
close the eyes...hocuss focuss !!!
it doesn't mean my life getin worst,
i just trying to reach my obsession, all the stuff, best part are imaginary things
cos i always think randomly, so i become strange all the time and reach nothing
okay >.<
close the eyes...hocuss focuss !!!
Minggu, 05 Mei 2013
my room, my heaven
Di satu sisi ruangan yang seperti sebuah sarang, memang benar kalau imajinasi masa kecil itu selalu terbawa sampai dewasa. Aku buktinya.
Kamis, 25 April 2013
i WISH...i CAN...i WILL
Aku tumbuh, terus bertumbuh dan menjadi nomaden. Berada di lingkungan monoton hingga dinamis. Menelusuri dunia marginal hingga mengenal manusia-manusia elit. Berada di kawasan yang tidak ramah lalu kembali pada buaian kehidupan yang penuh kehangatan. Belajar bagaimana mendengar dan menyusun kata-kata. Berlatih melihat dengan atau tanpa mata, sampai hati menjadi peka.
"Tuhan, sungguh aku punya banyak pertanyaan. Biarlah itu kukatakan dalam rahasia, antara kita saja".
Pada akhirnya, aku kembali ke sisi yang paling nyaman, di mana ada keluarga kecil yang menyenangkan. Cukup keluarga kecil ini saja. Dengan segala yang lebih dan yang kurang, bagiku itu sempurna.Aku rela menjadi dinding baja untuk mempertahankan kesempurnaan itu
Aku cukup besar, dan telingaku makin peka mendengar, seperti sebuah sonar yang dipancarkan oleh paus ke paus lainnya berkilo kilo meter jauhnya, aku mendengar banyak hal baik dan buruk. Aku juga menyaksikan berbagai macam transformasi orang-orang, baik pribadi atau suatu hubungan, kemudian menelaah apa yang melandasi itu semua.
Aku belajar merasakan hawa-hawa asing dari setiap pembicaraan lewat gestur dan mimik muka. Menilai dengan sedikit serampangan hingga membentuk sikap defensif.
Kadang terlepas dan bergaul dengan orang-orang di luar zona nyaman, pilihan untuk sedikit tersesat itu menyenangkan. Seperti menghimpun kekuatan dari seluruh elemen. Entah energi apa itu yang kudapat, mungkin sekedar nasehat dari seorang bapak yang duduk di kursi seberang dalam bus lokal.
Kembali ke tempat di mana aku dibesarkan, lalu memilih menjadi makhluk asing, itu jauh lebih aman. Miris tapi menyenangkan.
Apapun itu, sekarang cukup menghela nafas, lalu menyimpan baik-baik, menyiapkan strategi dan amunisi. Kemudian membawa sang "bahagia" ke tempat yang jauh lebih baik. Jauh lebih tulus. Jauh lebih tenang.
Aku adalah aku saja, peri kopi.
Dan suatu saat akan menjadi super fairy coffee.
i WISH...i CAN...i WILL
P.S. some random words, coz what it realy is i don't know how to explain.
i'm goin blew out because of silly stuff
Selasa, 23 April 2013
Ruh dan nada-nada rahasia
Sebentar...aku ingin sebentar saja...
Mendengar nada samar-samar yang entah dari mana, aku juga tidak perlu tahu dari mana.
Jangan berhenti secepat kilatan cahaya, walau malam ini aku harus terjaga untuk berbaur bersama sang nada
Nada tanpa deskripsi, nada tanpa lirik, dan mungkin nada tanpa ada seorang yang memainkan
Ritmis mistik yang berbaur bersama angin, masuk ke dalam celah kulit pohon dan menggetarkan ranting-ranting, bersamaan dengan itu daun tua mulai berguguran mengikuti alunan nada
Ruh-ruh pohon tua menampakkan siluetnya, berbisik satu sama lain, mulai mengisi nada-nada kosong...berputar dan menari, kadang melayang kadang menjamah bumi, menciptakan suara gemerisik lembut membuat seisi hutan makin tertidur lelap
Alunan nada masih mengalun, cantik sekali
Aku sadari aku di sana, tanpa raga, tanpa asa. Dengan itu aku bisa mendengar dan melihat semua
Aku tidak melangkah tapi dapat menyaksikan setiap sudut dengan nyata, hampir saling bersentuhan dengan ruh-ruh penjaga kemurnian
Suara lain mulai terdengar, melengkapi nada hingga menjadi komposisi yang makin terasa aneh, tapi terlalu indah dan menghipnotis, itu suara tunas-tunas baru yang mulai tumbuh
Tunas dandelion muda dan berbagai rumput yang aku tidak tahu namanya, serta tunas daun-daun muda dari ranting pohon-pohon bercanopy raksasa, apakah ada peri tinggal di sana?
Dunia seperti ini siapa yang tahu, yang tidak pernah minta untuk dipahami...hanya berharap untuk diberi kesempatan lebih lama dalam damai, mereka itu hidup dan mereka sangat nyata adanya jadi jangan pernah hentikan melody kehidupan itu.
Sekarang tidak cukup sebentar, tapi aku ingin selamanya menjadi b
agian dari nada-nada tersembunyi itu
Langganan:
Postingan (Atom)
