When you become a silent people !?
Kadang, dan sering, aku diam...diam begitu saja,
tanpa bisa mengarang alasan apapun.
Bukan aku yang mau, tapi bukan juga terjadi begitu saja.
Aku pernah mendengar dari seseorang, bahwa tidak ada hal yang terjadi atas nama 'otomatis'.
Diam itu manifestasi lelah, kadang sekumpulan amarah,
seringnya jadi renungan tanpa kompromi.
Catatan saat tak banyak bicara
( Minggu, 15 Maret 2015)
Tampilkan postingan dengan label Catatan Senja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catatan Senja. Tampilkan semua postingan
Minggu, 15 Maret 2015
Senin, 22 April 2013
Senja biasa
Senja kali ini sedikit pusing, maksudnya saya yang pusing. Keluar sebentar saja saat matahari terik tadi siang dampaknya luar biasa.
Apapun itu yang paling penting adalah sore ini perasaan saya lebih tenang dari sebelumnya. Dengan duduk anteng di kamar seperti biasa walau kali ini tanpa kopi, dan belum juga menyentuh kertas sketsa dari kemarin.
Mungkin saja perjodohan saya dengan jendela selalu berjalan baik, hingga saat ini untuk singgah sementara di rumah budhe saya mendapatkan kamar dengan jendela kecil yangg menghadap sungai. Jadi sebuah pengusir gerah alami tanpa harus berdampak buruk pada atmosfir. Sungai yang tidak lagi cantik, namun irama alirannya masih sama dengan sungai-sungai yang lain. Cukup merdu.
Sore ini, cukup diam saja dan merencanakan sesuatu yang tidak jahat tentunya. tentang sketsa-sketsa dan gambar yang ingin saya buat, berikut dengan cerita yang melengkapinya. sungguh gampang membayangkan, lalu galau akan melanda lagi ketika sampai pada titik dimana saya akan mememukan ketidak cocokan antara ekspektasi dan hasil nyata. Tapi semoga saja kalaupun itu terjadi kali saya akan berlaku lebih bijak dan meneruskannya dengan sabar.
Sebelum menua, itulah memang yang paling bijak, menjadi lebih konsisten dari sebelumnya. Dan bukan hal yang mudah untuk di lakukan. Dalam sebuah kondisi yang serba tidak stabil, sepertinya memang perlu suplemen lebih
Entah apa nanti yang terjadi, dan entah apa yang akan saya dapat di Jogja nanti. Sepertinya memang harus memiliki cetak biru yang jelas.
Sore ini istimewa, karena mulai dapat menelaah sedikit tentang hikmah.
P.S. Jangan lupa beli peta Jogja !!!
Minggu, 14 April 2013
Angin, angan dan mimpi
Sesekali pelajarilah arah mata angin dengan benar dan seksama, dan mungkin di suatu hari akan berguna. Membantu melarung angan-angan dari sungai kecil ke lautan yang lebih luas. Atau sekedar untuk dapat menerbangkan layang-layang mimpi setinggi tingginya.
Jumat, 08 Maret 2013
Jendela Sunset
Bagaimana rasanya menikmati kopi di pinggir laut mediterania, kalau itu terjadi hal yang pertama akan aku lakukan pasti mengambil potret diri dengan secangkir atau segelas kopi. Mau itu pagi atau senja, tidak menjadi suatu pertimbangan penting, pesona matahari yang tidak nampak secara keseluruhan tetap saja menyihir perasaan seperti berada di luar dunia nyata.
Ya tapi itu juga baru berandai-andai, lagi pula tidak harus tepian laut Mediterania, akuhanya tiba-tiba ingin menyebutnya saja. Toh tiap hari aku selalu ngopi di pinggir sungai kalau sedang berada di Solo. Hal yang justru tidak terhindarkan karena kamar yang aku tumpangi ini terletak di pinggir sungai.
Dari jendela kamarku selalu dapat melihat sunset, itu kalau tidak mendung dan kalau bambu-bambu di seberang sungai tidak tumbuh begitu cepat.
Sempat aku foto, tapi berhubung gadget tidak terlalu bagus, buramlah hasilnya, tapi yasudahlah. Mataharinya pasti maklum.
Ya tapi itu juga baru berandai-andai, lagi pula tidak harus tepian laut Mediterania, akuhanya tiba-tiba ingin menyebutnya saja. Toh tiap hari aku selalu ngopi di pinggir sungai kalau sedang berada di Solo. Hal yang justru tidak terhindarkan karena kamar yang aku tumpangi ini terletak di pinggir sungai.
Dari jendela kamarku selalu dapat melihat sunset, itu kalau tidak mendung dan kalau bambu-bambu di seberang sungai tidak tumbuh begitu cepat.
Sempat aku foto, tapi berhubung gadget tidak terlalu bagus, buramlah hasilnya, tapi yasudahlah. Mataharinya pasti maklum.
Kamis, 31 Januari 2013
Sparkling Green
Pandanganku meloncat ke luar jendela
Di seberang sungai ada sawah yang makin subur saja
aroma padi sering menyapa lewat angin, sang kurir pembawa pesan.
Sore ini aku tatap lekat-lekat, hijaunya berkilauan, seperti kaca mozaik yang ada di jendela-jendela gereja
Lagi-lagi...tanah Dewata menunjukkan keahliannya,
melahirkan panorama indrawi dengan segala pesonanya.
Di seberang sungai ada sawah yang makin subur saja
aroma padi sering menyapa lewat angin, sang kurir pembawa pesan.
Sore ini aku tatap lekat-lekat, hijaunya berkilauan, seperti kaca mozaik yang ada di jendela-jendela gereja
Lagi-lagi...tanah Dewata menunjukkan keahliannya,
melahirkan panorama indrawi dengan segala pesonanya.
Langganan:
Postingan (Atom)


